Kamis, 27 April 2017

ROGI WIEG - Ciuman





CIUMAN

Ibuku telah berdiri diluar,
aku berjalan menuju kearahnya
dan aku menciumnya di
bibirnya. Oh, begitu dia bisa
mencium, dia memelukku erat
layaknya aku seperti ayahku sendiri.

Aku telah berbaring dalam bathtub
dan pendarahan hebat,
ibuku duduk dipinggiran
dan membaca puisi, dia pikir
itu warna tinta.
Kami selalu salah paham besar.

Seseorang menarik lidahnya dari mulutku
dan dia berkata atas nama Tuhan
aku harus menamainya 'wanita'.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
27-04-2017







KUS

Mijn moeder stond buiten,
ik liep naar haar toe
en kuste haar op haar
lippen. O, wat kon zij
kussen, zij hield mij vast
alsof ik mijn vader zelf was.

Ik lag in bad
en bloedde hevig,
mijn moeder zat op de rand
en las een gedicht, zij dacht
dat het kleurstof was.
We hadden altijd grote misverstanden.

Iemand trok haar tong terug
en zei dat ik haar in Godsnaam
'vrouw' moest noemen.




Even zuiver als de ongeschreven brief
Penerbit: In de Knipscheer, Haarlem, 2015
Photo penyair: Robert Tawaris, 1986
Gambar sampul buku: Rogi Wieg
Desain sampul buku: Anders Kilian



www.alberthagenaars.nl


BLOG INI


Untuk memperkenalkan puisi bahasa Belanda dalam Indonesia dan Malaysia (di mana 270 juta manusia menggunakan bahasa yang sama) dan, untuk mempopulerkannya, Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars di bulan Maret 2013 memulai dengan blog ‘Suara suara dari utara’. Mereka ingin menterjemahkan dan mempublikasikan puisi berasal dari Belanda dan Flandria (bagian dari Belgia yang mana berbicara bahasa Belanda, 61%).
Di waktu yang akan datang bisa juga puisi dari Suriname dan Antillen (pulau Antillen Belanda) mendapat tempat khusus di weblog ini.
Penterjemah yang lain diperbolehkan untuk bergabung dalam blog ini.




Siti Wahyuningsih



In order to introduce Dutch poetry in Indonesia and Malaysia (the national languages of both countries are quite similar) Siti Wahyuningsih and Albert Hagenaars started a blog with translations in March 2013. The name of this blog is ‘Suara suara dari utara’, which means ‘Northern voices’. Every month at least two poems by Dutch and Flemish authors are published. For a majority of over 6 million people in Belgium, Dutch is the native language. All together, 23 million people in Europe speak Dutch, which is less than 10% of all the people who speak Bahasa Indonesia or Bahasa Malaysia.



Om Nederlandstalige poëzie in Bahasa Indonesia en dus in Indonesië en feitelijk ook in Maleisië te introduceren (het gaat om een aaneengesloten taalgebied van 270 miljoen mensen) en, zo mogelijk, populair te helpen maken, begonnen Siti Wahyuningsih en Albert Hagenaars in maart 2013 een speciaal met dit doel opgezet weblog. De naam hiervan is: 'Suara suara dari utara', wat zoveel betekent als 'Stemmen uit het noorden'. Het is de bedoeling dat zowel Nederlandse als Vlaamse poëzie door hen wordt vertaald en gepubliceerd.

Klik hier voor een eerste reactie

Minggu, 19 Maret 2017

FRANS DESCHOEMAEKER - Perpustakaan tua





PERPUSTAKAAN TUA

Disana tak ada gagasan berdesir lagi, disana tak
ada kekuatan yang mempengaruhi pancaran. Apa yang gemerisik
haruslah; rayap kayu, rerapuhan, parasit kertas.

Di balik sampul kulit pedet dan judul-judul buku dunia telah
membisu dan hanya tersentuh oleh debu-debu, rangsangan
aroma dari taman-taman musim panas dekat strimin,

dan sesekali tangan seorang gadis - disini berjongkok Annabel
sebelum dia menghilang di gang berikutnya yang gelap dari
punggung-punggung buku, mencari pandangan yang lebih luas

di luar sukukata. Setiap patung batu terkikis dalam kurun waktu.
Musim salju binasa oleh karena taman bermain.
Puisi ini mengerut. Bel sekolah mengkarat.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
19-03-2017







OUDE BIBLIOTHEEK

Daar ruist geen idee meer, daar knettert
geen krachtveld. Wat ritselt moet zijn;
een houtkever, molm, een papierparasiet.

Achter kalfsleer en titels verstomde de wereld.
Aanraakbaar nog enkel voor stof, aandrift
van geuren uit zomerse tuinen dicht bij de hor,

een meisjeshand soms - hier hurkte Annabel
voor zij verdween in gindse donkere allee
van boekenruggen, op zoek naar weidser boulevard

buiten de lettergreep. Elk beeldenperk verpulvert
in de tijd. Winter verspilt zich aan de speelplaats.
Dit vers verstrakt. De schoolbel roest.



Perspectief met engel
Penerbit: Poëziecentrum, kota Gent, 2003
Photo penyair: Patrick Holderbeke
Desain sampul buku: Dooreman



www.alberthagenaars.nl


Minggu, 12 Maret 2017

RABIN GANGADIN - Aku merindukan penghancuran




*

Aku merindukan penghancuran,
aku mau merusak kedua mataku.
Aku merindukan gempa bumi, sebuah malapetaka,
Malapetaka yang merobohkan menara api ke dalam laut.

Aku mau berubah menjadi penghancur.
Aku mau bumi terbelah.
Semua harus terlahap ke dalam kekuatan uapan.

Aku mau mengampit kota,
melihat semua terkubur dalam rahim laut.
Aku mau mata ini terusak.

Aku mau mengenal tubuhku, keinginan jahatku,
aku mau menyendiri seribu tahun,
untuk bisa berfikir tentang apa yang kulihat dan kudengar.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
12-03-2017







*

Ik verlang naar een vernietiging,
ik wil mijn ogen verdelgen.
Ik verlang naar aardbevingen, een natuurramp.
Een ramp die de vuurtoren in zee doet storten.

Ik wil veranderen in een vernietiger.
Ik wil dat de aarde opensplijt.
Alles moet verzwolgen worden in een alomvattende geeuw.

Ik wil de stad omvademen,
alles diep in de schoot der zee zien begraven.
Ik wil dat dit oog verdelgd wordt.

Ik wil mijn lichaam, mijn eigen begeerten leren kennen,
ik wil duizend jaar alleen zijn,
om na te kunnen denken over wat ik gezien en gehoord heb.



Een zeldzame kamer
Penerbit: De Arbeiderspers, Amsterdam, 1982
Photo penyair: ?
Desain sampul buku: Marjo Starink



www.alberthagenaars.nl


Minggu, 19 Februari 2017

ROB VAN UDEN - Petualangan, kematian




*

Petualangan, kematian,
dan bangkit adalah kesakitan dari kelahiran.

Namun aku menyibak ranting-ranting,
mengintip ke dalam dan melangkah
masuk rumah hijau yang suci.

Aku mau
akhirnya
berkecambah.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
19-02-2017







*

Een avontuur, de dood,
en opstaan is geboortepijn.

Dus buig ik takken,
gluur ik binnen en ik treed
een groen en heilig huis.

Ik wil
uiteindelijk
ontkiemen.



*

O aventură, moarte,
şi ridicȃndu-te este durerea naşterii.

Deci îndoi ramurile,
privesc şi păşesc
un verde şi sacru conac.

La urma urmei vreau să
înfloresc.



Terjemahan di Bahasa Romania: © Elena Ţăpean, 2016



*

An adventure, death,
and getting up is the pain of birth.

So I bend branches,
glance and tread
a green and hallowed hall.

After all I want to
flourish.


Terjemahan di Bahasa Inggris: © Annelies Luteijn



Het Eiland, de Nimfen / Insula, Nimfele / The Island, the Nymphs
Penerbit: PIM, kota Iaşi, Romania, 2016
Photo penyair:© Albert Hagenaars, 2015
Photo sampul: © Froukje de Vos
Desain sampul buku: PIM, Romania



www.alberthagenaars.nl


Selasa, 31 Januari 2017

GABRIEL SMIT - Kata kata tumbuh, dari tahun ke tahun




Kata kata tumbuh mengikuti, dari tahun ke tahun
menjadi lebih berat, mereka ditumbuhi
tanaman-tanaman dari dalam laut,
kerang-kerang, sepotong bangkai dari kapal,
rumput-rumput tipis seperti rambut orang tua,
tangan hijau yang tak bisa tenang, pengkhianatan
oleh kemilau dari permukaan air, tanah yang tenggelam,
ganggang sedang menanti di atas pasir hitam.

Maka dari itu aku harus selalu menterjemahkannya,
melonggarkan, mengambil, meletakkannya
kedalam air lain, membilas, mengamplas
dan menunggu yang tertinggal
di tanganku: sekuntum bunga, sebuah kerangka,
sebuah jawaban dari bawah tanah berupa gundukan,
gemerlapan yang terakhir, awal dari kebakaran,
sekilas tanah air yang kurang pencahayaan.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-01-2017







Woorden groeien mee, met de jaren
worden ze zwaarder. Ze raken
bemanteld met onderzees gewas,
wieren ijl als oud mensenhaar,
onrustige planthanden, verraad
van bovenglans, verdronken land,
algen dralend boven zwart zand.

Daarom moet ik ze altijd vertalen,
loswrikken, ophalen, in ander water
overdoen, uitspoelen, afkrabben
en wachten wat in mijn handen
achterblijft: een bloem, een geraamte,
een onderaards antwoord van aarde,
een laatst geglinster, een begin van brand,
een glimp onderbelicht vaderland.



Gedichten
Penerbit: Ambo, kota Bilthoven, 1975
Photo penyair: ?
Desain sampul buku: Harm Meyer



www.alberthagenaars.nl


Minggu, 29 Januari 2017

HERMAN VAN DEN BERGH - Semalam




SEMALAM

Air mataku dan bintang
saling bersentuhan dan tiba-tiba
menjadi sebuah air mata
menjadi sebuah bintang.

Membuta tetap diriku, dan cinta
buta tetap surga.
Itu dan tak lain dan tak bukan adalah dunia-
sakit di karenakan bintang, sorotan dari air mata.



Terjemahan: © Siti Wahyuningsih dan Albert Hagenaars
29-01-2017







EEN NACHT

Mijn traan en de ster
raakten elkaar en opeens
werden ze een enkele traan
werden ze een enkele ster.

Blind bleef ik, en van liefde
blind bleef de hemel.
Dat en niets meer was de wereld-
pijn van ster, licht van traan.



Stenen tijdperk
Penerbit: Querido, Amsterdam, 1960
Photo penyair: © Foto Atelier Prinses, Amsterdam, 1919
Desain sampul buku Verzamelde Gedichten, 1979, Michael Harvey



www.alberthagenaars.nl